Saturday, March 14, 2026

What’s Inside My Tote Bag?


jujur yah kuliah civil engineering tuh membuat saya jadi punya prinsip aneh : ngga' mau ke kampus pake backpack, ngga' mau ke airport pake backpack juga! 

sebuah cikal bakal kenapa tote bag bisa masuk ke dalam DNA saya.

 yah awalnya karena kuliah civil engineering itu memang kelasnya, tugasnya & praktikumnya sungguh amatlah bejibun banyaknya. udah gitu, jadwalnya udah kayak arus mudik ; padat merayap. ditambah lagi, dari tahun 2013 saya udah mulai kerja dikit dikit (dan terima gaji dikit dikit juga) dari perusahaan keluarga yang bergerak di consulting field. selain buat nambah nambah uang jajan saya waktu kuliah dulu, kata abah saya biar sharpen skills saya juga untuk mengarungi industri yang terkenal sangat sangat kurang tidur itu. apalagi beberapa tahun setelah saya selesai kuliah, saya hands on jadi director di consulting company tersebut.

jadilah saya tuh ke mana mana seperti terbiasa membawa segalanya. 

The vibe is organized, professional, and always prepared—because consultants often move between offices, projects, and flights. 

yah itu bener.

kemudian impresstion that scream, "I listen more than I talk" itu juga bener. 

dan setiap peak season (sept-dec) di kantor tiap 2-3 hari sekali ingin menangis karena belum tidur itu juga bener. 

dalam season itu kalo ada yang nanya, "are you okay? let me know if you need me ya." dan langsung nangis itu juga bener banget. 
  
nah dalam masa masa itu ke mana mana yaaaa bawa tote bag!

jadi, the trauma tote bag starter pack ini tuh isinya apa aja sih? 

banyak. 

makanya, sampai saat ini setidaknya saya punya 5 biji yang bener bener saya andalkan : 

1. Marc Jacobs The Tote Bag Large Black - buat ke pengajian! 
isinya : mukena, sajadah saya yang kayak karpet itu, tasbih, kitab kuning (tasfir jalalain & minhajul abidin) , pulpen, ipas lipat gede (beli di Chew Jetty Penang) Tumbler (isinya air es) & iPad Pro. jadi, ketika saya ngaji kitab kuning/baca Qur'an, saya pakai iPad. 

2. Trader Joe's Large Tote Bag - tas terbaik untuk outfit COD Musang 
saya selalu pake tas ini untuk ke pasar, belanja groceries, beli jajan di pasar malam atau mau piknik di taman. intinya kegiatan apapun yang saya bisa hanya pake sandal bouncy, baju kaos + hoodie, celana yoga & jilbab yang ngga' perlu rapi rapi amat. 
isinya tas ini engga' banyak : HP sama Dompet doang. 
kalo mau piknik/makan di luar, paling ada tambahan Novel/iPad, tissue basah sama tissue kering. 
kalo mau ke coffee shop paling saya cuma perlu tambahin bawa wired headset dan sketchbook, pulpen juga saya cuma perlu bawa 1 biji.   
 intinya mah kalo pake tas ini saya lagi ngga' bawa beban. udah gitu ajah. 

3. Gentlewoman Logo Strap Shopping Tote Bag Black - tas pulang kantor
isinya sama kayak di atas, cuma bedanya pake ini karena masih pake baju kantor aja, tapi sudah pakai sandal bounchy.

4. Black Real Leather Hobo Tote  - tas favoritesku~ 
ini adalah tas yang saya paling sering pake, tapi bukan the tote bag that carrying trauma yang terkenal itu. bukan. ini tuh tas yang santai tapi kerja. intinya adalah saya kerja, tapi senyum saya masih dari hati. 
isinya apa aja?

- iPad Pro
- Notebook (yes, i'm a handwritten notes person) 
stationary pouch : pulpen 3 biji, correction pen, highlighter 3 warna, lem, jepitan berkas, sticky notes/post it!
- Novel 
- Tumbler 
- Airpods + wired headset (harus 2 banget gatau kenapa!) 
sunglasses (Gentlewoman - Jennie kuku, karena itu lensanya bisa diganti minus)
- kunci mobil 
- HP Samsung 
- iPhone 
Card Holder (2 biji : yang satu punya saya sendiri yang satu kartu kartu kantor)
Passport (yes, karena bisa tiba tiba ke luar negeri)
- portable bidet 
- printed deck/meeting agenda/documents


5. Coated Canvas Tote Bag, medium size - the real tote bag that carrying trauma. 

isinya apa aja selain minyak angin dan tolak angin kuning?

- Macbook Pro/iPad Pro
- cable pouch : magsafe, iPad charger
- Notebook (yes, i'm a handwritten notes person) 
- stationary pouch : pulpen 3 biji, correction pen, highlighter 3 warna, lem, jepitan berkas, sticky notes/post it!
- Tumbler 
- Airpods + wired headset
- sunglasses (Gentlewoman - Jennie kuku, karena itu lensanya bisa diganti minus)
- kunci mobil 
- HP Samsung 
- iPhone 
- Card Holder (2 biji : yang satu punya saya sendiri yang satu kartu kartu kantor)
- Passport (yes, karena bisa tiba tiba ke luar negeri)
- printed deck/meeting agenda/documents
- tissue basah & tissue kering
- jedai/jepitan rambut
- sketchbook
- and the one and only, emotional damage. 

At the end of the day, my tote bag is more than just a bag— it’s a small reflection of how I approach work and life. 
practical, organized, and always ready for whatever the day brings. 
I try to keep only the essentials inside, so I can move through meetings,and unexpected tasks. each of them plays a small role in helping me stay focused, prepared, and productive throughout the day. 

what we carry says a lot about how we work—and sometimes, it's said about the responsibilities that we think people never have time to hear that. 

thank you for reading :)